Aspirasi yang Patut Didengar
Beberapa waktu terakhir, perhatian publik tertuju pada aspirasi tenaga honorer non-DIPA Mahkamah Agung RI.
Melalui media sosial dan surat resmi kepada Ketua Mahkamah Agung, mereka menyampaikan harapan agar pengabdian panjang mereka memperoleh kepastian dan penghargaan yang layak.
Aspirasi tersebut mendapat perhatian serius dari pimpinan lembaga.
Sebagai tindak lanjut, Ketua Mahkamah Agung telah menerbitkan memorandum kepada Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial, Sekretaris MA, dan Kepala BUA untuk melakukan langkah penataan secara komprehensif, sesuai ketentuan hukum dan prinsip keadilan kelembagaan.
Fakta Terkini: 1.400 Tenaga Non-DIPA Terverifikasi
Berdasarkan hasil verifikasi internal, terdapat sekitar 1.400 tenaga honorer non-DIPA yang masih aktif di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.
Mereka telah lama membantu pelaksanaan tugas-tugas administratif dan operasional di satuan kerja, menjadi bagian penting dari wajah pelayanan publik di peradilan......