Perkara pembunuhan yang dilakukan Arne Cheyenne Johnson pada tahun 1981 di Connecticut menjadi fenomena hukum yang unik dalam sejarah peradilan Amerika Serikat, karena menjadi satu-satunya perkara di mana alasan hukum "kerasukan setan" diajukan dalam persidangan pembunuhan.
Perkara ini semakin menarik perhatian publik setelah diadaptasi menjadi film The Conjuring 3: The Devil Made Me Do It dan dokumenter Netflix berjudul Devil on Trial, yang mengangkat kembali perdebatan tentang batas-batas pembelaan hukum dalam konteks kepercayaan mistis.
Duduk Perkara
Pada 16 Februari 1981, Johnson yang berusia 19 tahun menusuk pemilik rumah kontrakannya hingga tewas setelah terlibat pertengkaran.
Akan tetapi, ternyata latar belakang perkara ini jauh lebih kompleks. Johnson tinggal bersama tunangannya, Debbie Glatzel, dimana adiknya, David, mengakui bahwa ia sempat dirasuki setan.
Johnson disebutkan menyaksikan David sampai terbang, menyebutkan nama 42 setan dalam bahasa Latin, dan menunjukkan kekuatan fisik yang tidak masuk akal.
Dengan maksud melindungi David, Johnson meminta setan tersebut agar pindah ke tubuhnya, yang kemudian memicu perilaku aneh dari Johnson seperti merusak perabotan rumah tangga hingga tidak cedera setelah terjatuh dari ketinggian 30 meter.
Pengacara Johnson, Martin Minnella, mengajukan pembelaan "tidak bersalah karena kerasukan setan," dengan argumen bahwa Johnson tidak memiliki niat untuk membunuh karena tubuhnya dikuasai oleh kekuatan mistis. Johnson mengklaim sama sekali tidak ingat peristiwa penusukan tersebut......